Temukan Duniamu – Menfasilitasi Guru Agama Katolik

Temukan Duniamu

Mei 2022

“Hanya karena kau kecil bukan berarti kau tak penting. Hanya karena kau masih muda bukan berarti harus menunggu nanti.”

Kalimat ini saya sampaikan sebagai pesan inspiratif saat membawakan materi tentang inovasi pembelajaran berbasis IT bagi guru-guru Agama Katolik tingkat SMA dan SMK se-Kota Kupang.

Di tengah arus kemajuan teknologi yang pesat, guru tidak hanya dituntut untuk menguasai materi pelajaran, tetapi juga mampu menghadirkan metode pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan relevan dengan dunia digital. Inspirasi yang saya bagikan bertujuan untuk mendorong guru agar membuka ruang inovasi dalam praktik mengajar mereka: temukan duniamu, bangun orientasimu, raihlah jati dirimu.

Pesan ini menekankan bahwa setiap individu—baik guru maupun peserta didik—memiliki peran penting dalam proses pendidikan. Kecil atau muda bukan alasan untuk menunda tindakan atau kontribusi. Kreativitas, keberanian mencoba, dan kesediaan belajar terus-menerus adalah kunci agar pendidikan tidak berhenti pada rutinitas, tetapi mampu membangun karakter, kompetensi, dan kapasitas generasi masa depan.

Dalam sesi ini, saya menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk memperluas jangkauan pembelajaran, menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik, dan menanamkan nilai-nilai pendidikan agama yang relevan dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Melalui pendekatan ini, guru menjadi agen transformasi, membimbing peserta didik untuk menemukan dunia mereka sendiri, membangun orientasi yang jelas, dan mengukir jati diri yang berakar pada nilai-nilai moral dan spiritual.

Semangat ini saya harapkan menular, tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga dalam praktik pendidikan sehari-hari. Karena sejatinya, inovasi dalam pendidikan lahir dari kesadaran untuk bergerak, mencoba, dan tidak menunggu nanti.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *