12 February 2023
Sejak 9 hingga 11 Februari 2023, saya berkesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan Pembinaan Kompetensi Digital yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) se-Daratan Timor, yang dengan penuh semangat hadir untuk belajar, berdiskusi, dan bertransformasi di era digital.
Dalam ruang pembinaan ini, saya menyaksikan langsung antusiasme para guru dalam mengembangkan keterampilan digital sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Literasi dan kompetensi digital tidak lagi dipahami sekadar sebagai penguasaan teknologi, melainkan sebagai sarana untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif, relevan, dan bermakna bagi peserta didik.
Saya merasa bangga dapat menjadi bagian dari proses ini—menjadi saksi sekaligus mitra dalam tumbuhnya inovasi dan kreativitas para bapak dan ibu guru. Dari setiap diskusi dan praktik yang dilakukan, tampak jelas bahwa perubahan pendidikan lahir dari guru-guru yang mau terus belajar, beradaptasi, dan berani melangkah melampaui batas-batas lama.
Pengalaman ini menegaskan kembali keyakinan saya bahwa masa depan pendidikan di NTT, dan Indonesia pada umumnya, berada di tangan para pendidik yang tidak hanya mengajar, tetapi juga terus memperbarui diri demi menghadirkan pembelajaran yang memerdekakan dan membangun manusia seutuhnya.