Menyemai Kata dan Makna – Penerbitan Tiga Buku Giovanni

Di tahun 2022, saya berkesempatan mendampingi SMA Katolik Giovanni Kupang dalam penerbitan tiga buku sekaligus, sebagai bagian dari upaya mengembangkan budaya literasi di sekolah. Dua di antaranya adalah kumpulan puisi: Dermaga Makna dan Membaca Ingatan, yang menampilkan ekspresi kreatif siswa melalui kata-kata yang sarat makna dan refleksi. Buku ketiga, Literasi di Atas Awan, merupakan kumpulan artikel karya guru, yang menghadirkan pengalaman, strategi, dan inovasi pembelajaran di kelas.

Pengalaman ini menjadi momen penting bagi saya, karena menegaskan bahwa literasi adalah medium pembelajaran yang melampaui ruang kelas. Setiap puisi dan artikel yang terbit bukan sekadar karya tertulis, tetapi juga wadah untuk menyemai ide, membangun karakter, dan menginspirasi pembaca—siswa maupun guru. Mendampingi proses penerbitan ini, saya belajar bagaimana kata-kata mampu menjadi jembatan antara pengalaman pribadi dan pembelajaran kolektif, serta bagaimana budaya menulis dapat memperkuat identitas dan jati diri sekolah sebagai pusat pengembangan intelektual dan moral.

Melalui proyek ini, saya percaya bahwa pendidikan tidak hanya soal angka dan prestasi akademik, tetapi juga tentang membangun ruang untuk mengekspresikan ide, merawat kreativitas, dan menumbuhkan rasa percaya diri bagi setiap peserta didik dan pendidik. Kata-kata yang tertulis menjadi bukti bahwa setiap suara memiliki arti, setiap cerita memiliki makna, dan setiap pembaca dapat terinspirasi untuk bergerak, belajar, dan mencipta.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *